Gold Price

Category

Search This Blog

Friday, February 25, 2011

Hepatitis








Hepatitis adalah istilah umum untuk segala bentuk peradangan yang terjadi pada liver atau hati. Hepatitis bisa akut atau khronis dengan berbagai macam penyebab. Hepatitis bisa disebabkan oleh virus hepatitis (A, B, C, D dan E), virus lain seperti mononucleosis atau virus cacar air.


Hepatitis juga disebabkan oleh obat obatan, konsumsi alkohol yang berlebihan dan racun dari lingkungan. Faktor lain penyebab hepatitis termasuk akumulasi lemak yang berlebihan pada hati (fatty liver), trauma dan penyakit autoimmun.


Diagnosa hepatitis kadang dikaburkan oleh flu karena gejalanya hampir sama. Padahal beberapa hepatitis harus ditangani dengan tepat agar tidak menjadi serius dan mempengaruhi fungsi hati.


Hati adalah organ yang sangat penting bagi tubuh karena hati memproduksi asam empedu untuk membantu pencernaan lemak, membersihkan darah dari bahan bahan kimia berbahaya dan mengatur bahan bahan kimia yang terdapat di dalam darah.


Lima virus hepatitis dapat saja menulari manusia dengan berbagai cara namun intinya tetap sama yaitu mereka menginfeksi hati dan membuatnya meradang. Fase akut penyakit ini akan sembuh dalam 2 sampai 3 minggu dan sembuh sempurna dalam 9 minggu.


Penyebab Hepatitis


Meskipun gejala yang ditimbulkan hampir mirip namun efek yang ditimbulkan oleh masing masing penyebab dapat berbeda beda. Pada kasus hepatitis virus, berat tidaknya penyakit sangat terggantung dari jenis virus yang menginfeksi.


Hepatitis A


Virus ini ditularkan melalui mulut dan anus dari makanan atau air yang terkontaminasi. Virus ini adalah yang paling tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri tanpa komplikasi.


Hepatitis B


Virus hepatitis B ditularkan melalui kontak seksual, transfusi darah dan tukar tukaran jarum suntik dengan penderita. Virus dapat melewati plasenta sehingga dapat ditularkan dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya.


Umumnya penderita hepatitis B akan sembuh sempurna. Sebagian kecil akan tetap membawa virus dalam tubuhnya (karier) dan dapat menularkan virusnya ke orang lain. Beberapa diantaranya dapat menjadi hepatitis khronis. Hampir 25% penderita hepatitis khronis akan mengalami komplikasi sirosis hepatis atau kanker hati yang mematikan.


Hepatitis C


Hepatitis C ditularkan melalui kontak darah atau penggunaan jarum yang terkontaminasi virus termasuk jarum tatoo. Meskipun infeksi virus ini tidak bergejala namun sekitar 20% dari penderitanya akan menderita sirosis hati dalam 20 tahun.


Hepatitis D


Hepatitis D hanya terjadi pada orang yang terinfeksi hepatitis B dan memperberat penyakit yang diderita. Virus ini ditularkan melalui kontak seksual dan dari ibu ke janinnya. Meskipun jarang namun hepatitis D sangat berbahaya karena kombinasinya dengan hepatitis B yang juga berbahaya.


Hepatitis E


Hepatitis E umumnya terjadi di Asia, Mexico, India dan Afrika. Seperti halnya virus hepatitis A, hepatitis E ditularkan melalui mulut. Penyakit ini tidak dapat menjadi khronis. Virus ini sedikit lebih berbahaya dari hepatitis A karena dapat menyebabkan kematian pada ibu hamil.


Hepatitis akibat alkohol, racun dan obat obatan memberikan gejala yang sama dengan hepatitis yang disebabkan oleh virus. Bedanya, hepatitis ini bukan disebabkan karena infeksi kuman tetapi karena konsumsi alkohol yang berlebihan dalam waktu lama, masuknya racun/bahan bahan kimia berbahaya dari lingkungan dan penggunaan obat yang tidak benar. Obat yang sering menyebabkan hepatitis adalah paracetamol jika dikonsumsi secara berlebihan.


Sumber

0 comments:

Post a Comment