Gold Price

Category

ACCOUNTING (1) AUTOMOTIVE (4) COMPUTER (82) EBOOK (1) ELECTRONICS (5) ENVIRONMENT (1) FINANCIAL (1) HEALTH (265) INFO (6) LAW (1) MANAGEMENT (8) MOBILE DEVICES (14) MORAL STORIES (62) NETWORK (2) OTHERS (24) PHILOSOPHY (1) PSYCHOLOGY (19) SCIENCE (6)

Search This Blog

Showing posts with label SCIENCE. Show all posts
Showing posts with label SCIENCE. Show all posts

Monday, April 6, 2015

Fakta Spektakuler Tubuh Anda




Tubuh manusia merupakan keseluruhan struktur fisik organisme manusia. Tubuh kitalah yang bereaksi dan bertindak mengikuti kemauan hati dan perintah otak. Pepatah Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat sepertinya mewakili tentang pengetahuan kita terhadap tubuh kita sendiri. Kita akan takjub akan kebesaran alam semesta, tapi kita sering tidak sadar bahwa tubuh kita sebenarnya juga menyimpan begitu banyak keajaiban.

Benarlah kalau Sang Pencipta pernah bersabda bahwa manusia adalah mahluk paling sempurna diantara mahluk lainnya. Berikut beberapa fakta spektakuler yang ada pada tubuh manusia:

Tulang
Bayi dilahirkan dengan 270 buah tulang. Selama pertumbuhan, beberapa tulang bergabung menjadi satu. Dan setelah dewasa jumlah tulang berkurang menjadi tinggal 206. Ajaibnya, tulang-tulang ini berangsur menguat melebihi kekuatan besi.



Jantung
Jantung anda mulai berdetak 4 minggu setelah pembuahan dan takkan pernah berhenti sampai anda mati. Secara mengesankan, jantung berdetak sebanyak 100.000 kali setiap harinya. Anehnya, jantung akan tetap berdetak meskipun dipisahkan dari tubuh. Ini terjadi akibat adanya impuls listrik yang dimiliki jantung.



Mata
Tidak seperti telinga dan hidung, mata pada dasarnya akan tetap sama bentuknya sepanjang hidup Anda. Mata manusia bisa mengenali hingga 10 juta warna yang berbeda. Uniknya, retina mata akan menerima bayangan benda secara terbalik, kemudian otak akan membalikkan kembali objek menjadi bayangan normal.




Hidung
Hidung Anda dapat mengingat sekitar 50.000 bau-bauan yang berbeda, yang akan terhubung dengan ingatan spesifik. Hidung kita mirip dengan cara kerja AC;  menghangatkan udara dingin atau mendinginkan udara panas sekaligus menyaring kotoran.



Kulit
Tubuh manusia menghasilkan sekitar 600.000 sel kulit mati setiap jam, atau sekitar 0,7 kg setiap tahunnya. Pada usia 70 tahun, rata-rata setiap orang akan kehilangan sekitar 45 kg sel kulit mati.



Kuku
Kuku dan rambut terbuat dari bahan yang sama; protein bernama keratin. Tahukah Anda, kuku lelaki lebih cepat tumbuh dibanding perempuan. Dan kuku jari tangan lebih cepat tumbuh daripada kuku jari kaki.



Sistem Syaraf
Sebuah struktur ajaib yang berisi jutaan sel syaraf dimana sinyal listrik dapat mengirim informasi dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain seketika. Informasi yang dikirim melakukan perjalanan dengan kecepatan yang sangat fantastis hingga 400 km/jam.



Bakteri
Pada setiap inci tubuh manusia terdapat sekitar 32 juta bakteri. Yang mengejutkan, bakteri tersebut 10 kali lebih banyak dibanding jumlah sel manusia itu sendiri. Namun tidak seseram yang kita bayangkan, ternyata kebanyakan bakteri tersebut sebenarnya tidak berbahaya. Bahkan, beberapa diantaranya malah menguntungkan.



Sinestesia
Sinestesia adalah perubahan makna yang terjadi karena pertukaran tanggapan antara dua indra yang berbeda. Tubuh manusia dapat berfungsi dengan cara yang misterius, tapi inilah yang aneh. Ada sebuah fenomena yang menyebabkan akal manusia menjadi tumpang tindih.

Anda bingung? begini contohnya: Bebeberapa orang dapat merasakan kata-kata, mendengar warna atau melihat suara. Para ahli menyatakan bahwa 4% orang memiliki pengalaman ini tapi mereka tidak dapat memastikan bagaimana atau mengapa ini bisa terjadi.




Atom
Tubuh manusia dewasa terbuat dari sekitar 7 oktilion (7.000.000.000.000.000.000.000.000.000) atom. Sementara alam semesta 'hanya' memiliki sekitar 300 milyar (300.000.000.000) bintang. Menurut para ahli astro-fisika, setiap atom di tubuh, mulai dari daging hingga tulang tercipta dari bintang di alam semesta pada miliaran tahun yang lalu. Kedengarannya gila, tapi begitulah faktanya bahwa atom manusia bermula dari bintang pada peristiwa Dentuman Besar (Big Bang) 13,7 milyar tahun yang lalu.



Sumber

Sunday, January 27, 2013

Bakteri, Partner Kecil Kita yang Powerful…


By Winni Puspita Rahayu

Seperti yang telah kita ketahui, mikroorganisme tersebar secara merata di alam semesta. Mikroorganisme tersebut dapat berupa bakteri, fungi, protozoa yang tentu tidak terlihat oleh mata telanjang. Keberadaan jumlah bakteri itu sendiri di bumi mencapai 1031, yang jumlahnya melebihi jumlah dari keseluruhan bintang yang ada di jagad raya, yakni 1021. Mikroorganisme tersebut tersebar di seluruh daratan maupun lautan, lingkungan ekstrim panas maupun asam, atau pada tumbuhan, hewan, bahkan manusia. Keberadaan bakteri di tubuh manusia sering dikenal dengan istilah “human microbiome”.

Tahukah Anda, bahwa jumlah bakteri yang ada di tubuh manusia mencapai lebih dari 1000 triliyun? Jumlah sel di manusia dewasa saja hanya berkisar 100 triliyun sel. Hal itu artinya, keberadaan bakteri yang ada di tubuh manusia, jumlahnya mencapai 10 kali lipat dari jumlah sel manusia itu sendiri. Bakteri-bakteri ini secara sadar maupun tidak sadar, sudah menjadi partners atau bagian dari hidup kita. Saat pertama kita terlahir melalui vagina Sang Ibu, kita tidak hanya mendapatkan warisan genetik dari Sang Ibu. Akan tetapi, kita juga mendapatkan warisan bakteri dari vagina Sang Ibu. Saat Ibu hamil, bakteri Lactobacillus johnsonii mendominasi bagian vagina Sang Ibu. Hal ini disebabkan karena kondisi pH di vagina saat Sang Ibu hamil mengalami perubahan. Dengan demikian, Lactobacillus johnsonii ini kemudian memiliki kemampuan dalam memproduksi enzim yang digunakan untuk mencerna ASI yang kita minum. Hal ini tentu berbeda dari mereka yang terlahir secara sesar, karena ketiadaan dari bakteri Lactobacillus johnsonii. Fakta lain mengenai human microbiome yaitu, adanya kesamaan jumlah bakteri pada bayi dengan umur 1 tahun dengan bakteri yang ada di manusia dewasa.

Bagian tubuh lain yang menjadi basecamp bakteri misalnya, mulut. Jumlah bakteri yang ada di mulut mencapai 700 spesies, yang terdiri atas 10 filum! Bayangkan saja, spesies-spesies bakteri itu ada di dalam mulut kita. Belum lagi, kalau salah satu dari kita yang memang malas menggosok gigi. Akan seperti apa ya mulut kita? Tentu akan sangat bau sekali, karena bakteri-bakteri dalam mulut itu akan berespirasi secara anaerob, sehingga menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Sangat powerful bukan? Kemudian, kita masuk ke bagian organ dalam esophagus atau kerongkongan. Jumlah bakteri di esophagus ini mencapai 95 spesies yang terdiri atas 6 filum! Bakteri di usus kecil juga tidak ketinggalan, jumlahnya saja mencapai 128 spesies, yang terdiri atas 8 filum. Bakteri-bakteri ini mencakup Streptococcus, Lactobacillus, Haemophilus, Bifidobacteria, Bacteroides, dan lain-lain. Bifidobecteria misalnya, berperan sebagai bakteri probiotik. Bakteri probiotik ini memakan zat-zat prebiotik yang nantinya menghasilkan sistem kekebalan tubuh, karena bakteri patogennya pun juga kalah dengan bakteri probiotik. Tidak kalah dengan jumlah populasi bakteri yang ada di usus besar atau kolon. Jumlah populasi bakteri di tempat ini sangatlah padat. Satu gram dari feses saja dapat mengandung lebih dari 100 juta  bakteri.

Contoh di atas masih mencakup sebagian besar bakteri yang terdapat di bagian tertentu manusia saja. Belum lagi kalau kita membahas lebih jauh mengenai bakteri yang ada di luar tubuh. Bakteri di kulit wajah yang sering kita keluhkan misalnya, yaitu bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes). Bakteri ini ada karena kondisi wajah kita yang kotor, stres, dan lain-lain. Bakteri di ketiak, kening, hidung, pusar, rambut, kuku, tangan, kaki, dan masih banyak lagi. Bahkan jenis bakteri di antara orang yang kurus dengan gemuk pun memiliki keragaman yang berbeda. Sejauh ini, pengetahuan akan fungsi keberadaan bakteri tersebut di manusia belum tereksplorasi secara keseluruhan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan dengan semakin majunya teknologi, ilmu-ilmu baru tentang bakteri ini akan tercipta di masa yang akan datang. Yang terpenting adalah, bakteri-bakteri tersebut sudah menjadi bagian dari hidup kita sejak kita lahir, “Partner Kecil Kita yang Powerful”. Dan tubuh kita ini, akan selalu menjadi habitat penunjang bagi mereka hidup, bahkan sampai kita menutup mata.


Referensi

  • Bello MGD et al. 2010. Delivery mode shapes the acquistion and structure of the initial microbiota across multiple body habitats in newborns. PNAS 107: 11971-11975.
  • Costello EK et al. 2009. Bacterial community variation in human body habitats across space and time. Science 236.
  • Suwanto A. 2012. Human Microbiome: The Power of Our Invisible friends. Bogor Agricultural University.

Sumber

Sunday, June 17, 2012

Apakah gempa 2012 ini terpicu atau akan memicu ?


By ROVICKY PUTROHARI

Ketika mengeplot gempa di sekitar Sebelah Barat Aceh ini serta mengeplot NER (Ninety East Ridge) dan IFZ (Investigatir Fracture Zone), kita dapat melihat kira-kira hubungan antara satu gempa dengan gempa lain. Kalau yang sebelumnya kita melihat bagaimana gempa merambat sepanjang zona subduksi di barat/selatan Sumatera, lihat gambar dibawah ini.





Interaksi stress dan gempa. Gempa terlihat merembet.


Kini, dengan mencoba menggambar dan memplot gempa, data-data tektonik serta informasi kegempaan lainnya, kita dapat merlihat bagaimana kira-kira hubungan antara sesar ini dengan pergerakan lempeng Samodera Hindia.


Yang (saya) masih belum dimengerti apakah gempa di Samodera Hindia ini terpicu oleh gempa sumatera yang berturut-turut ataukah justru gempa ini kan memicu gempa Sumatera. Kemungkinan besar memang akan “saling menyahut”. Kalau begitu memang kita tetap harus waspada akan potensi-potensi gempa di sebelah selatan Padang-Bengkulu yang sudah diidentifikasi sebelumnya.


Gambar dibawah ini memperlihatkan bagaimana gempa yang berada disekitar NER ini berjalan seperti kaki yang berjalan kiri - kanan – kiri - kanan.


Sepanjang NER memang berupa sebuah pembatas antara bagian kerak Samodera Hindia di sebelah barat dan timur.  NER ini bia dilihat di dalam tulisan sebelumnya disini Jejak perjalanan tektonik : Plate India





Gambar di atas memperlihatkan bagaimana dua potong lempengan yang akan bergerak kiri-kanan-kiri-kanan bergantian. Dan tentusaja ketika sedang bergerak akan menimbulkan gempa.



Selama ini sangat jarang dijumpai gempa di sepanjang  NER, sehingga banyak yang menganggap daerah ini daerah aseismic, atau daerah batas yang tidak (sedikit sekali) menunjukkan gejala kegempaan. Namun kita tahu bahwa dua gempa besar kemarin mungkin pertanda bahwa daerah inipun tidak boleh terlewatkan. Ternyata di daerah-daerah deket dengan ujungnya yang berdekatan dengan zona subduksipun bisa tertahan dan menjadi daerah yang berpotensi gempa besar juga.





Gambar di atas menunjukkan adanya pemekaran kerak samodera (MOR – Mid Oceanic Ridge) disebelah selatan Samodera Hindia yang terus menerus menekan dan membawa kerak ini hingga menunjam kebawah di zona subduksi. Masing-masing potongan lempeng ini bisa memiliki kecepatan yang tidak sama, sehingga masing-masing potongannya saling bergesekan. Selama ini tidak terekam geseran yang menyebabkan gempa besar, sehingga disebut aseismic boundary (batas yg tidak menyebabkan gempa) seperti yang terlihat disebelah ini.


Coba tengok, dimana lokasi NER dan lihat sepinya gempa di daerah ini.


HINDARI PANTAI BILA MERASAKAN GETARAN GEMPA.





Kenali gejalanya


Pengetahuan ini perlu dimengerti juga dalam prosedur mitigasi menghindari bahaya tsunami seperti yang sudah ditulis disini tentang bagaimana menghindari tsunami. Walaupun tidak menimbulkan tsunami yang sangat besar, goyangan gempa ini mampu merusak bangunan. Juga perlu diperhatikan bahwa ketika berada dipantai kita merasakan gempa, kita tidak tahu dari mana gempa itu berasal. Maka prosedur menghindari pinggir pantai bila terjadi gempa masih valid.


Kalau memang gempa-gempa ini saling berinteraksi, tentusaja gampar paling atas yang memperlihatkan adanya regangan atau stress cukup besar di sebelah selatan Sumatera masih perlu diwaspadai. Mungkin juga perlu diperbaharui apabila gempa-gempa ini telah merupah tatanan regangan yang ada.


Sumber

Wednesday, March 30, 2011

Harapan bagi yang Tak Bisa Bergerak



--  Kompas.com  --  Oleh Agnes Aristiarini


”However bad life may seem, there is always something you can do, and succeed at. While there's life, there is hope" (Betapapun buruknya hidup, selalu ada sesuatu yang bisa dikerjakan, dan sukses. Di mana ada kehidupan, di situ ada harapan.)


Tak hanya kejeniusan kosmolog dan fisikawan Inggris itu yang menginspirasi para ilmuwan. Ketegaran Stephen Hawking (69) menghadapi amyotropic lateral sclerosis turut menumbuhkan harapan bagi mereka yang tak lagi bebas bergerak.


Sklerosis mulai muncul ketika Hawking berusia 20 tahun. Saat itu ia tengah menyelesaikan kuliah fisika di University College, Oxford. Penyakit yang tidak bisa disembuhkan ini menyerang sel-sel saraf dan perlahan menggerogoti mobilitasnya. Meski kemampuan berpikir tak terpengaruh dan tak ada rasa sakit, menyaksikan tubuh semakin lamban bergerak sangatlah menjatuhkan mental.


Lumpuh total ketika berusia 32 tahun dengan suara yang makin tidak jelas, Hawking masih bisa mendikte sekretaris untuk membuat tulisan ilmiah, mengajar, bahkan membimbing mahasiswa. Namun, ketika suaranya hilang dalam operasi pneumonia tahun 1985, Hawking hanya bisa berkomunikasi dengan mengangkat alis saat orang menunjuk huruf yang ia perlukan.


Terima kasih kepada Walt Woltosz, ahli komputer dari California, Amerika Serikat, yang begitu mendengar masalah Hawking langsung mengirim program komputer Equalizer. Seperti dikisahkan Inspire Minds, program ini memungkinkan seseorang memilih kata di layar dengan menggunakan tangan atau gerakan mata. Kalimat dan paragraf yang sudah tersusun bisa dikirim ke mesin bicara (speed synthesizer) atau printer.


David Mason dari Cambridge Adaptive Communication menyempurnakan program itu dengan memasang komputer dan mesin bicara ke kursi roda Hawking. Ia tidak hanya kembali mudah berkomunikasi, tetapi juga mampu menulis buku dan berpartisipasi dalam diskusi. Bukunya yang terus dicetak ulang, A Brief History of Time, direvisi setelah ia mendapat suara elektronik.


Kini dengan semakin berkembangnya pengetahuan, komputer tak lagi dikendalikan dengan mata. Suatu perangkat elektronik yang ditanam di otak mampu meneruskan perintah otak untuk menggerakkan kursor komputer. Bahkan, seperti dilaporkan NewScientist, perangkat elektronik itu masih berfungsi baik setelah 1.000 hari.


Meski subyek penelitian bukan penderita sklerosis, dampaknya sama: lumpuh seluruh anggota badan dan pita suara yang disebut tetraplegia. Penyebabnya adalah stroke batang otak yang menyerang pada pertengahan tahun 1990-an.


Penerus perintah otak


Dengan kode S3, perempuan yang menjadi sukarelawan penelitian tersebut dipasangi kumpulan elektroda silikon sebesar pil aspirin oleh para peneliti dari Brown University di Providence, Rhode Island; Pusat Kedokteran Providence VA, dan Rumah Sakit Massachusetts, semua di AS. Elektroda berfungsi meningkatkan kualitas komunikasi dengan dunia luar.


Ditemukan oleh kelompok peneliti dari BrainGate, kumpulan elektroda tersebut merupakan kombinasi peranti lunak dan peranti keras yang dipasang di bagian motor cortex dengan mengebor tengkorak. Motor cortex adalah bagian tengah otak yang berfungsi mengontrol gerak tubuh. Operasi ini sangat berisiko karena bisa memicu infeksi atau kerusakan otak.


Namun, begitu terpasang dengan benar, kumpulan elektroda mampu mendeteksi langsung sinyal dari neuron otak pengontrol gerakan. Kemampuan elektroda meneruskan sinyal-sinyal neuron membantu mereka yang terkena kelumpuhan menggerakkan perangkat eksternal, seperti komputer, kursi roda, dan tentu saja anggota badan bionik.


Sepanjang 1.000 hari, S3 telah memanfaatkan elektroda untuk melakukan dua hal: mengarahkan dan mengklik kursor, tidak dengan tangan, tetapi dengan pikiran.


Tugas pertama S3 adalah menggerakkan kursor pada layar komputer menuju target yang disiapkan dalam lingkaran dan memilihnya satu demi satu. Tugas berikutnya adalah mengejar dan kemudian mengunci target dalam berbagai ukuran yang dibuat bergerak secara acak di layar.


Hingga kini perangkat elektronik masih terpasang di otak S3 dan berfungsi baik. Ia bahkan bersemangat untuk berpartisipasi dalam program penelitian berikutnya.


Leigh Hochberg, dosen tamu bidang neurologi di Harvard Medical School dan Direktur BrainGate, mengatakan, keberhasilan itu membuktikan tidak ada sesuatu yang mustahil.


”Teknologi telah mewujudkan harapan untuk memperbaiki kualitas hidup. Terbukti seseorang yang anggota tubuhnya sudah tidak berfungsi, sudah tidak dapat berbicara, kini mampu mengontrol kursor komputer di luar tubuhnya,” katanya.


Memang para peneliti mengaku perangkat elektronik ini belum sepenuhnya berfungsi baik. Beberapa elektroda masih salah merekam sinyal otak meski telah enam bulan dipasang. Namun, setelah mengobservasi, mereka menyimpulkan bahwa masalah mungkin terkait dengan proses produksi.


Tidaklah mengherankan bila John Simeral, asisten profesor perekayasaan dari Brown University, menjanjikan upaya peningkatan sensitivitas perangkat dalam uji coba berikutnya. ”Yang penting, tujuan kami membantu mereka yang lumpuh terlaksana,” ujar Simeral.


Kesimpulannya, hasil penelitian itu sungguh menggembirakan karena menjadi tahap awal ke pengembangan fungsi yang lebih luas. Jurnal ilmiah Nature, misalnya, mengungkap bagaimana elektroda yang dipasang di otak Matt Nagle berperan jauh lebih besar.


Naggle yang lumpuh dari leher ke bawah gara-gara beberapa tusukan pisau sudah mampu menggerakkan lengan bioniknya, mengecek surat elektronik, bahkan memainkan berbagai games di komputer hanya dengan pikiran.


Tampaknya tak lama lagi mereka yang terpaksa menggunakan protese, kursi roda, bahkan terbaring di tempat tidur, bakal punya beragam aktivitas. Seperti Stephen Hawking yang tak membiarkan keputusasaan melanda, mereka bisa memanfaatkan teknologi menuju puncak kejayaan.


Sumber

Sunday, September 19, 2010

Kenapa Gas Meledak?



Kenapa Gas Meledak?


Netsains.Com - Pak Johanis Mawuntu, seorang sahabat saya adalah seorang Pensiunan Pertamina Perkapalan yang sangat konsen dengan LPG. Beliau sebelumnya pernah mendongeng juga tentang BBM disini. Nah sekarang beliau ingin berbagi ilmu tentang LPG yang sering meledak.
Tahukah anda bahwa gas LPG itu meledakhanya pada konsentrasi tertentu?
Pak Johanis bercerita begini. Menurut beliau gas yang dijual belikan itu harus memenuhi standar tertantu sesuai dengan Keputusan Dirjen Miga No.25 K/36/DDJM/1990 tanggal 14 Mei 1990, Gas Elpiji yang dipasarkan di Indonesia adalah gas campuran yang terdiri dari Gas Propane dan Gas Butane yang perbandingan campurannya adalah Propan 30% dan butane 70%.
Sesuai Keputusan Dirjen Migas No. 25 K/36/DDJM/1990 tanggal 14 Mei 1990 ini juga menyebutkan bahwa Spesifikasi Bahan Bakar Gas Elpiji untuk Keperluan Dalam Negeri adalah Spesifikasi LPG Propane (C3) dan Spesifikasi LPG Butane (C4) menggunakan standar ASTM (American Standard Testing Method).
Campuran atau paduan dari 2 jenis gas inilah yang dinamakan “ELPIJI” yang sekarang tersebar luas di masyrakat untuk kepentingan dapur, industri dan transportasi. Gas Elpiji termasuk yang dapat cair pada tekanan dan suhu rendah. Namun jenis gas ini mempunyai sifat dan kelakuan yang sangat berbahaya karena mudah terbakar dan mudah meledak, tidak beracun tapi jika terhirup lebih dari 1.000 ppm atau 0.1% (100%=1.000.000 ppm) akan menyebabkan mengantuk, mimpi kemudian meninggal.
Kelakuan dan sifat dari Elpiji adalah:
  • Elpji agar terbakar atau meledak harus terdapat/memenuhi 3 unsur yaitu:
  • Hydrocarbon (BBM atau BBG)
  • Oxigen (Terdapat dalam udara yang kita hirup untuk bernafas)
  • Panas (Korek api, pematik, loncatan bunga api, elektrik statis dll.)
Ketiga unsur ini yang disebut: Segitiga Api.
Tidak begitu menguntungkan bagi Elpiji karena pada campuran tertentu akan menyebabkan ledakan yaitu pada konsentrasi gas 1.8% s/d 10% di udara terbuka atau tertutup. Pada konsentrai gas Elpiji 0% s/d 1.8% di udara tidak akan terbakar atau meledak karena terlalu miskin hidrokarbon. Pada konsentrasi gas 10% s/d 100% di udara juga tidak bisa terbakar karena terlalu kaya hidrokarbon.
Untuk menghindari terjadinya bahaya dari segitiga api caranya adalah dengan menghilangkan salah satu unsur tersebut pada keperluan berbeda.
KEBOCORAN GAS
Pada peralatan baik itu dapur rumahtangga, industri ataupun transportasi rentan terjadi kebocoran karena Tabung Gas adalah merupakan Bejana Bertekanan. Tekanan Gas Elpiji termasuk rendah pada suhu ruangan biasa. Menurut Undang Undang Uap (Stoom Ordonnantie) 1930 yang masih berlaku sampai sekarang dan belum pernah direvisi, pasal 1; ayat 1, bahwa: Bejana atau tabung yang bertekanan > 1 Atmosfir (atm) harus mendapat injin dan pengawasan oleh Negara/Pemerintah.
Pada kesempatan mendongeng kali ini Pak Johanis hanya membahas kebocoran gas Elpiji pada penggunaan di dapur rumah tangga. Ya karena ini sedang sering terjadi. Kebocoran Gas Elpiji dapat terjadi melalui sambungan selang yang tidak kedap atau selangnya sendiri yang berpori pori sehingga dapat ditembusi oleh gas karena mutu selang yang tidak memadai, melalui katup/klep dari tabung itu sendiri yang tidak pas terhadap dudukannya atau bisa juga seperti yang pernah penulis dapati saat memasak makanan yang kuahnya dapat meluap, terjadi luapan sehingga mematikan api di kompor. Hal ini menyebabkan gas menyembur terus tanpa diawasi sehingga gas memenuhi ruangan dapur.
Kebocoran lainnya karena regulator ditancapkan ke tabung dengan sistim klip on dimana karena konstruksi sangat sederhana (sudah SNI) sehingga kurang kokoh dan tidak mencekam dengan baik sehingga rentan terjadi kebocoran, ditambah lagi dengan mutu dari karet yang kurang baik.
Jika terjadi kebocoran gas Elpiji didapur akan menjadi sangat berbahaya karena hal yang tidak menguntungkan bahwa Gas Elpiji lebih berat dari udara, jika udara 1 per satuan berat maka Gas Elpiji adalah 2 per satuan berat. Konsentrasi Gas ELPIJI akan sangat berbahaya utamanya jika tidak ada peranginan yang menghembusnya keudara luar. Gas Elpiji ini akan merambat dilantai karena lebih berat dari udara, sehingga kadang kala tidak terhembus oleh angin atau exhaust fan atau tidak terhisap oleh cerobong di atas tungku dapur.
Kebocoran gas Elpiji yang merambat di lantai kadangkala belum tercium orang yang sedang berdiri sehingga, setelah tercium berarti gas yang ada sudah setinggi hidung orang yang menciumnya. Volume Gas bisa aja tanpa diduga telah terakumulasi dan berada pada campuran yang dapat meledak. Campuran gas Elpiji terhadap udara sampai dengan 1.8% walaupun tersulut atau dibakar dengan pematik api tidak akan terjadi ledakan atau menyala.
Tetapi pada kandungan gas diantara 1.8% — 10% akan meledak sangat dahsyat jika ada sumber api atau dari elektrik statis. Pada kandungan Elpiji > 10% hanya akan menyala saja.(lihat segitiga ledak dan segitiga nyala). Ledakan Elpiji pada kandungan 1.8% —- 10% termasuk kategori sempurna sehingga sangat dahsyat daya hancurnya berlangsung secara berantai, kekuatannya tergantung dari jumlah campuran yang meledak.
Pada saat meledak seluruh oksigen yang ada didaerah itu akan terpakai habis dan menjadi hampa udara, sehingga jika ada orang didaerah sekitarnya disamping mendapat luka bakar juga akan kesulitan bernafas. Bangunan sekitarnya akan porak poranda dilanda oleh udara yang bolak balik. Elpiji yang meledak pada kandungan 1.8% s/d 10% ini hakekatnya tidak diikuti oleh kebakaran. Kalau disusul oleh kebakaran berarti kandungan gas sudah > 10% menyala saja (flammable) bukan ledakan.
TABUNG GAS
Gas Elpiji kemudian dikemas dalam bentuk Tabung 3,6 Kg, 12Kg dan 50kg, isi tabung terdiri dari bentuk Elpiji cair dan Elpiji gas jenuh. Tekanan dalam Tabung Elpiji berubah ubah seiring dengan perobahan suhu di sekelilingnya. (hokum:boyle – gay lussac). Kemasan ini memungkinkan penyebaran ke seluruh pelosok Nusantara, karena distribusi dan transportasi menjadi mudah.
Tabung gas Elpiji berapapun ukurannya tidak boleh diisi penuh, batas amannya adalah 80% dan juga tidak boleh kosong samasekali karena tabung Elpiji berisi gas Elpiji dan cairan Elpiji yang bertekanan pada isi (volume) yang tetap, sehingga yang berubah (variable) adalah suhu (temperature) dan tekanan (Pressure). Artinya gas Elpiji dapat di pampatkan sedangkan cairannya tidak, Sehingga jika terisi penuh maka dengan sedikit kenaikan suhu tabung Elpiji dapat pecah. Jika pecah maka cairan Elpiji tersembur keluar dan dengan cepat menjadi gas yang akan meledak jika bercampur dengan udara dan terpicu oleh loncatan bunga api atau elektik statis.
Tabung Elpiji tidak boleh kosong samasekali karena secara teoritis dapat meledak sendiri. Walaupun peristiwa ledakan yang sesuai teori ini kemungkinannya satu kali diantara sejuta, tapi kan pemakainya puluhan juta. (Penjelasannya memerlukan analisa yang panjang).
Tabung Elpiji yang sedang terisi cairan dan gas tidak mungkin meledak karena gas elpijinya dalam keadaan jenuh. Kalaupun tekanannya terlalu tinggi melewati ambang batas maka tabung hanya menjadi pecah. Bahaya akan timbul jika gas muncrat keluar tidak ditanggulangi dengan benar.
Bejana atau tabung seperti kapal-kapal tanker atau mobil-mobil tangki sampai dengan tabung-tabung yang ukuran kecil dapat meledak sendiri, karena sesuai dengan teori segitiga ledak yang kami paparkan diatas. Teori ini berlaku bagi bejana atau tabung yang dalam keadaan kosong karena dapat mengandung unsur-unsur yang dapat mengakibatkan ledakan yaitu ada campuran gas (hidrokarbon) dan udara(oksigin) serta ada pemicunya(elektrik statis).
Jika ketiga unsur dari segitiga ledak terpenuhi maka akan terjadi ledakan, namun ledakan Tabung 3kg tidak seperti bom atau granat karena disamping isi (volume)sedikit juga tabung yang dikonstruksi bentuk silinder sangat kuat karena gaya dorongnya saling menghilangkan(baca ilmu gaya). Paling-paling yang kalah dan mental tercabut duluan adalah katup keamanannya termasuk rumah katup. (harus diingat bahwa tabung akan meledak pada saat kosong artinya tabung pernah bertekanan dibawah tekanan 1 atm sehingga volume campuran yang meledak sangat sedikit, tekanan tabung sesungguhnya pada ambient temperature k.l. 6 kg/cm2 Atm mutlak = ata).

 TENTANG PENULIS: ROVICKY PUTROHARI

Rovicky PutrohariJust me, an Indonesian geologist. Nothing special. Has been working as an explorationist in oil companies (Hudbay Oil, Lasmo, Kondur PSA, Shell, Total, Murphy Oil, and now with HESS). Now live in Kuala Lumpur, Malaysia. member of : * IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia), * HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia) * AAPG (American Assoc of Petroleum geologist), * SEG (Society of Exploration Geophysicists), * IPA (Indonesian Petroleum Association)

Wednesday, July 7, 2010

Sejarah Singkat Bumi dan Kehidupannya

Netsains.Com - Sejarah bumi tak bisa lepas dari proses evolusi. Manusia dan bumi sebagai habitatnya, tidak dapat dipisahkan. Jadi ketika kita ingin mempelajari asal muasal manusia, mau tak mau harus memahami sekilas ilmu bumi juga.

Untuk soal dimensi atau satuan waktu coba bandingkan usia Homo Floresiensis yang diperkirakan hidup 18 ribu tahun lalu dengan usia bumi yang diperkirakan 4,6 miliar tahun. Homo floresiensis ini diketemukan di Gua Liang Bua tahun 2003 Flores, Indonesia. Dan barusan diumumkan sebagai mahluk hidup yg berbeda spesies dengan manusia saat ini.

Bayangkan Homo Floresiensis (manusia kerdil di Flores) ini baru berusia 18 000 tahun, sedangkan usia bumi 4.600.000.000.000 tahun. Bagi yang suka mendalami sains, bayangkan betapa lambatnya dan pelannya proses evolusi ini berjalan. Sebuah proses ‘ilusi waktu‘ yg tidak mudah diungkap dan diterima setiap orang begitu saja. Bagi yg suka agama, Tuhan menciptakan alam ini dengan sangat lama dan berhati-hati, jadi kita perlu menjaga.

Evolusi adalah sebuah teori ilmiah tentang perkembangan mahluk hidup. Ketika ada yang bertanya apakah berarti manusia dari kera ? Mestinya langsung ngamuk-ngamuk. Untuk belajar tentang evolusi dari ilmu geologi lebih baik dimulai dari pengenalan jaman-jaman serta dimensi waktu geologi dulu.

Sejarah Bumi

Bumi tempat segenap makhluk hidup termasuk manusia telah terbentuk kira-kira 4. 600.000.000 tahun lalu bersamaan dengan planet-planet lain yang membentuk tata surya dengan matahari sebagai pusatnya.

Sejarah kehidupan di bumi baru dimulai sekitar 3.500.000.000 tahun lalu dengan munculnya mikro-organisma sederhana yaitu bakteri dan ganggang. Kemudian pada 1.000.000.000 tahun lalu baru muncul organisme bersel banyak.

Pada sekitar 540.000.000 tahun lalu secara bertahap kehidupan yang lebih komplek mulai berevolusi. Perkembangan perubahan tetumbuhan diawali oleh Pteridofita (tumbuhan paku), Gimnosperma (tumbuhan berujung) dan terakhir Angiosperma (tumbuhan berbunga).

Sedangkan perkembangan dan perubahan hewan dimulai dari invertebrata, ikan, ampibi, reptil, burung dan terakhir mamalia, kemudian terakhir kali muncul manusia.

Kalau dalam ilmu sejarah kita mengenal jaman-jaman dengan nama-nama khususnya. Misal Jaman Batu, Jaman Majapahit, Trus ada yang membagi lagi dengan Kala, Masa dan sebagainya. Dalam ilmu geologi juga mirip. Ada yg disebut “jaman“, “kala“, “periode” dan sebagainya.

Kalender Geologi dapat dilihat seperti dibawah ini :




Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium. Nah, sekarang apa saja yg dipercaya oleh ahli geologi, apa yg terjadi dengan mahluk hidup pada masa-masa itu?

    * Masa Arkeozoikum (4,5 – 2,5 milyar tahun lalu)

Arkeozpoikum artinya Masa Kehidupan Purba
Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua. Coba perhatikan, masa ini adalah masa pembentukan kerakbumi. Jadi kerakbumi terbentuk setelah pendinginan bagian tepi dari “balon bumi” (bakal calon bumi). Plate tectonic / Lempeng tektonik yang menyebabkan gempa itu terbentuk pada masa ini. Lingkungan hidup mas itu tentunya mirip dengan lingkungan disekitar mata-air panas.

Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrosfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun.

    * Masa Proterozoikum (2,5 milyar – 290 juta tahun lalu)

Proterozoikum artinya masa kehidupan awal.
Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Kalau istilah-istilah ini dipelajari di ilmu biologi, mestinya di SMP sudah diajari kan? Enkaryotes ini bakal menjadi tumbuhan dan prokaryotes nantinya bakal menjadi binatang.


Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama. Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium.

    * Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)

Kambrium berasal dari kata “Cambria” nama latin untuk daerah Wales di Inggeris sana, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari. Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung. Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit).

Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.

    * Jaman Ordovisium (500 – 440 juta tahun lalu)

Jaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona. Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar. Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.

    * Jaman Silur (440 – 410 juta tahun lalu)

Jaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat. Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung. Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara

    * Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)

Jaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan. Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.

Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau (Green Land).

    * Jaman Karbon (360 – 290 juta tahun lalu)

Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya. Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara.

Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.

    * Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)

“Perm” adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.

Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.

    * Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)

Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar. Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.

    * Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)

Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang.

Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.

Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia. Jaman ini merupakan jaman yang paling menarik anak-anak setelah difilmkannya Jurrasic Park.

    * Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)

Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini.
Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan. Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia. Jaman ini adalah jaman akhir dari kehidupan biantang-binatang raksasa.

    * Zaman Tersier (65 – 1,7 juta tahun lalu)

Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput. Pada zaman Tersier – Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global

    * Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu – sekarang)

Jaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.
Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang. Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya.

Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat. Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen. Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang.

Nah kalau semua di atas tadi digambarkan secara grafis dapat dilihat seperti di bawah ini:
Referensi: Museum Geologi Bandung
Anda dapat mengunjungi museum geologi ini dengan alamat :
Jl. Diponegoro No 57 Bandung Indonesia 40122, Telp.: 62 – 022 – 7203205 – 8 Fax. : 62 – 022 – 7202669
Buka Setiap hari dari pukul 9.00 sampai Pukul 15.00
Kecuali Hari Jum’at Libur




Tentang Penulis: Rovicky Putrohari


Rovicky Putrohari
Just me, an Indonesian geologist. Nothing special. Has been working as 
an explorationist in oil companies (Hudbay Oil, Lasmo, Kondur PSA, Shell, Total, Murphy Oil, and now with HESS). Now live in Kuala Lumpur, Malaysia. member of : * IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia), * HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia) * AAPG (American Assoc of Petroleum geologist), * SEG (Society of Exploration Geophysicists), * IPA (Indonesian Petroleum Association),
 
Website Pribadi/Blog: http://rovicky.wordpress.com